Viktimisasi dalam Dunia Pertunjukan Analisis Kriminologis Kasus Kekerasan Pemain Sirkus OCI
Kasus dugaan kekerasan dan eksploitasi terhadap pemain Sirkus OCI mengungkap realitas
kelam di balik industri hiburan tradisional yang kerap luput dari pengawasan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kekerasan dan eksploitasi yang dialami
korban, menganalisis faktor penyebabnya menggunakan perspektif kriminologi, serta
mengevaluasi penegakan hukum dan perlindungan korban. Metode yang digunakan adalah
penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, memanfaatkan data dari wawancara,
pemberitaan media, dan dokumen hukum. Analisis dilakukan menggunakan teori kekerasan
struktural, viktimologi, kontrol sosial, dan routine activity theory. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kekerasan fisik, psikologis, dan eksploitasi kerja terjadi secara sistematis,
didorong oleh faktor ekonomi, lemahnya regulasi, dan normalisasi kekerasan dalam budaya
kerja sirkus. Posisi korban yang rentan serta minimnya pengawasan memperkuat terjadinya
viktimisasi. Penegakan hukum masih menghadapi kendala, termasuk kesulitan pembuktian dan
keterbatasan mekanisme perlindungan korban. Penelitian ini merekomendasikan penguatan
regulasi ketenagakerjaan di sektor hiburan tradisional, peningkatan kapasitas penegak hukum
dalam menangani kasus kekerasan terorganisir, serta pengembangan sistem rehabilitasi bagi
korban.
Kata kunci: kekerasan, eksploitasi, sirkus, kriminologi, viktimologi.